Nak sekolahlah engkau yang tinggi, kelak engkau tidak seperti bapak (seorang ayah berkata pada anak nya).
Mulailah belajar dengan sungguh sungguh, tuntutlah ilmu selama engkau masih bernafas.Ia pak, bapak berharap, yang bapak rasakan tidak akan km alami, biar cukup bapak saja, karna bapak tidak cukup uang untuk sekolah dulu. (tahun demi tahun berlalu ) Selesai STM, dia dapat melanjutkan di bangku kuliah , dan sampai akhir nya selesai. Kembali bapak ku bertanya, Nak setelah engkau lulus, Adakah perusahan yang mau mengambil mu ? Entah lah saya coba ..........
Pak , Pak di jakarta susah nyari kerja, 1 perusahaan nyeleksi karyawan ratusan ribu, yang diambil cuma 2. Saya dah coba dan gagal. Ya asal tidak putus asa saja, cobalah lagi.
(Dalam masa pencarian kerja , Ada satu perusahaan yang mau menerima aku, gembira bukan maen ketika itu, tetapi dibalik kegembiraan itu, tersangkut sebuah pikiran : ko gajinya kecil bgt yahhhhh. ah kutanya bapak mak dulu deh , diambil tidak ini kerjaan. pak, mak aku diterima kerja, Alhamdulillah saut mak ku. tapi mak gajinya kecil bgt. Berapa memang nak ? Jauh dibawah UMR mak. ya sudah ambil saja, itung itung mengenal dunia kerja aja. Ku jalani masa kerjaku , aku sopir dan mobil dinas sih, dapet meja (kreeen lah )
tapi apa kah tau yang ada dalam benak ku selama bekerja ????????? kontroversi yang ada jawapan nya. knapa ? ya necis diliat orang, keren , kerja sering keluar kota , pake supir mobil kantor . tapi dalam benak ku yang paling dalam , aku teriakkkkk , knapa yg aku dapat tiap bulan hanya segini? Enak orang kira , tapi hatiku berontak. Singkat cerita aku hengkang dari perusahaan itu, ku buat lamaran kerja lagi ,ku sebar CV ku, mungkin mungkin ada perusahhan yang mau sama aku. Akhir nya ada jg yang menerimaku kerja, Ya , kerja lapangan , kerja yg sangat dekat dengan penduduk, kerja yang sangat dekat dengan abu, tapi aku senang, karna aku sekarang memiliki gaji jauh dari yang pertama. gpp status kontrak artinya apa? proyek selesai akupun selesai. ku ikuti terus dan samapai lah selesai. berhenti dan aku nganggur kembali,kembali aku buat lamaran dan akhir nya aku dapati sebuah perusahaan yang mempunyai basic di luar negri, mungkin ini , dalam benak ku, mungkin ini. ku coba jalani dengan perusaan yang baru ini, dan ternyata iya , kalau aku berangkat aku punya uang, dan kalau di rumah, yang ku dapati hanya lah untuk gaji bujangan yg kurang. kupertaruhkan ijazah ku dengan harapan aku bisa banyak uang, dengan harapan kerja enak, Menyesal , Sangat sangat menyesal aku sama orang tuaku, kerja ku masih mengandalkan otot alias tenaga, kerjaku tidak jauh dari alat, kerjaku tidak jauh dari keringet. ku sukuri tapi aku sarjana? Maafkan aku pak
Maafkan aku mak yang gagal dalam menggapai cita citamu. Doa kan aku tahkapan, mungkin suatu saaat akan berubah, tah kapan itu, aku pun nga tau, dan tak kan pernah tau ..........
loh bukannya sekarang udah bisa menyenangkan mak mu.. dilanjutkan saja :)
BalasHapustetap semangat,jangan berkecil hati..semua itu adalah kerjaan
BalasHapusoia,aku follow ya?silahkan berkunjung balik..